Cara Mengelola Tabungan Kelas Yang Baik dan Benar


Tabungan kelas adalah tabungan yang diperuntukkan untuk kepentingan bersama dalam kelas tersebut. Tabungan kelas tentu berbeda dengan tabungan individu karena menggunakan atas nama kelas, bukan perseorangan.

Tabungan kelas biasanya digunakan untuk kunjungan industri, study tour, kegiatan kelas, dan lain sebagainya. Tabungan kelas perlu dikelola dengan baik supaya tidak ada masalah dikemudian hari. Untuk itu melalui tulisan ini admin akan berbagi informasi cara mengelola tabungan kelas yang baik dan benar.

Jika tidak dikelola dengan baik biasanya ada siswa yang tidak setor, selain itu dari bendahara yang tidak melakukan pembukuan dengan baik terkadang lupa mencatat siswa yang telah setor atau tidak.

Di sini guru tidak boleh membawa uang tabungan kelas karena bisa disalahgunakan, percayakan kepada siswa atas kesepakatan bersama dengan begitu mereka senang karena diberi tanggung jawab untuk kepentingan bersama.

Tips Mengelola Tabungan Kelas Yang Baik dan Benar


1. Bentuk Bendahara Kelas

Sekali lagi guru tidak boleh menyimpan uang siswa, percayakan semuanya kepada siswa. Tugas guru hanya membimbing dan mengakomodasi mengelola tabungan kelas yang baik dan benar.
Bentuk bendahara kelas yang terdiri dari ketua dan wakil, usahakan siswa yang terpilih atas kesepakatan bersama sehingga siswa yang lain mempunyai kesadaran untuk saling membantu dan mengawasi tabungan kelas.

2. Tentukan Besarnya Setoran dan Jadwal Setor

Karena ini tabungan kelas maka besarnya setoran harus sama, misalnya 5 ribu dalam seminggu. Tentukan jadwal setornya, misalnya siswa menabung seminggu sekali atau dua minggu sekali. Misalnya dalam kelas tersebut telah sepakat menyetorkan uang sebesar 5 ribu disetiap minggunya.


3. Buat Catatan Keuangan Dengan Baik

Kunci sukses tabungan kelas adalah pembukuan yang baik, bendahara wajib menulis daftar nama, tanggal setoran, dan biaya setoran. Ketika ada siswa yang menabung langsung catat di buku, jangan langsung dimasukkan ke sak lalu dicatat kemudian karena bisa lupa.

Kelihatannya memang sepele, tetapi kebanyakan awal permasalahannya di sini. Katanya sudah setor namun dicatatan masih kosong. Kalau ditagih pasti jawabnya sudah setor kok, untuk itu jangan sampai menunda mencatat bukti setoran.


4. Buka Buku Tabungan Kelas

Setelah uang terkumpul kalau bisa jangan dibawa pulang karena bisa saja dalam perjalanan uang tersebut jatuh atau dicuri. Di sekolah biasanya ada bank Mini, gunakan bank tersebut untuk menabung. Sebelum menabung pastikan telah membuat rekening tabungan kelas, setelah itu siap untuk nabung.

5. Langsung Setor ke Bank Sekolah

Ketika seluruh siswa telah setor semuanya maka langsung tabung di bank Mini, dengan begitu uang aman di simpan di sekolah. Kalau ada yang tidak masuk di hari setoran maka tagih dihari berikutnya dan langsung setor ke bank Mini.

6. Ingatkan Siswa/ Teman Yang Belum Setor

Satu atau dua hari sebelum hari setoran tiba, sebaiknya wali kelas, ketua kelas, dan bendara sama-sama saling mengingatkan bahwa hari setoran telah tiba. Dengan begitu dari rumah siswa telah menyiapkan uang tabungan.

0 Response to "Cara Mengelola Tabungan Kelas Yang Baik dan Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel